Article Index
Serial "Sains Al-Qur'an"
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
All Pages

Pergantian Siang dan Malam

Ayat-ayat ilmiah dalam Al Qur’an mencakup berbagai bidang ilmu pengetahuan, mulai dari ilmu Astronomi, ilmu Geologi, ilmu Arkeologi, ilmu Geografi, ilmu pertanian (Agronomi) dan tumbuhan (Botani), ilmu hewan (Zoologi), ilmu serangga (Entomologi), ilmu Biologi, ilmu Kimia dan Fisika, ilmu Kedokteran, ilmu Jiwa, ilmu Ekonomi, ilmu Hukum dan Sosiologi, dan lain-lain. Ilmu Al Qur’an merupakan sumber rujukan abadi ilmu pengetahun modern, yang lebih dulu menjangkau ke depan melampaui kemampuan pengetahuan manusia. Telah banyak fakta bahwa setiap ditemukan ilmu pengetahuan yang paling modern, maka sesungguhnya telah tertulis di dalam Al Qur’an 1400 tahun yang lalu.

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu benar” (QS. Fushshilat : 53)

“Dan telah Kami tetapkan bagi bulan mazilah-manzilah (orbit) sehingga setelah dia sampai pada manzilah yang terakhir , kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua. Tidak mungkin matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang, dan masing-masing beredar pada garis orbitnya” (QS. Yaasin : 39-40)

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya siang dan malam, terdapat tanda-tanda bagi orang yang berpikir,.....” (QS. Ali Imran : 190)

Tata surya matahari : Matahari sebagai pusat edar bagi 9 planet.

Sumber : NASA ”Deep Space Explorer”

Dari ayat di atas dapat ditangkap pesan Allah bahwa bumi berbentuk bulat, dan berputar (berotasi) pada sumbunya selama 24 jam 15 menit sekali putar, akibatnya belahan bumi yang menghadap matahari mengalami siang dan belahan bumi yang membelakangi matahari mengalami malam. Demikian seterusnya perputaran (rotasi) bumi yang tidak pernah berhenti itu menghasilkan pergantian siang dan malam setiap kurang lebih 12 jam. Ayat di atas juga merupakan kalimat Allah yang menjelaskan tentang perjalanan bulan dalam mengelilingi bumi sehingga kita dapat melihat bulan yang berbentuk bulan sabit, kemudian bulan purnama, lalu kembali ke bulan sabit lagi.

Dalam ayat yang lain Allah juga menjelaskan tentang pergantian siang dan malam , Allah berfirman :

“Katakan : Terangkan kepadaku jika Allah menjadikan untukmu malam terus sampai hari kiamat, siapa Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?” (QS. Al Qashas : 7)

“Katakan: Terangkan kepadaku jika Allah menjadikan untukmu siang terus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?" (QS. Al Qashas : 72)

“Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam………” (QS. Ali Imran : 27)

Separoh bumi yang berhadapan dengan matahari mengalami siang dan separoh yang membelakangi matahari mengalami malam.

Sumber : NASA ”Deep Space Explorer”

Meskipun perputaran bumi itu baru dibuktikan oleh para ilmuwan modern pada abad 20, namun telah diberitakan dalam Al Qur’an 14 abad yang lalu. Inilah salah satu dari Mukjizat Al Qur’an. Inilah salah satu bentuk kasih sayang Allah (Ar Rahman-Ar Rahim) kepada makhluknya, Dia yang mengatur dan menjaga agar bumi selalu berputar pada porosnya. Bayangkan kalau bumi tidak berputar pada porosnya (seperti putaran gasing), maka separo bagian bumi yang menghadap matahari akan mengalami siang terus menerus, makin lama makin panas, jangankan sampai kiamat, kalau 10 hari saja siang terus menerus, apa yang akan terjadi? Suhu makin meningkat, semua air akan menguap, bahkan darah di tubuh kita akan mendidih, lalu bagaimana manusia dan makhluk hidup yang lain? Tak akan ada yang bertahan hidup

Kemudian separo bagian bumi yang membelakangi matahari akan mengalamai malam terus menerus. Bayangkan jika 10 hari malam terus menerus, tidak pernah ada siang, apa yang akan terjadi? Suhu makin mendingin, seluruh air akan membeku, darah di tubuh kita juga membeku, proses fotosintesa tumbuhan tidak dapat terjadi, dipastikan juga tak akan ada yang bertahan hidup.



Last Updated ( Saturday, 16 October 2010 03:29 )