Article Index
Serial "Sains Al-Qur'an"
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
All Pages

Itulah bukti kasih sayang Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang (ArRahman-Ar Rahim), yang luar biasa tapi kita sering mengabaikannya. Itulah bukti adanya kekuatan Allah Yang Maha Besar (Al Kabir), Maha Berkuasa (Al Qadir), Maha Ilmu (Al ‘Alim) , Maha Kekal (Al Baqi), Maha Esa (Al Ahad), dan lain-lain sifat Allah yang Maha dahsyat. Meskipun bumi kita ini berbentuk bulat dan berputar seperti gasing dengan sangat cepat, dengan kecepatan kira-kira 1600 Km/jam, namun kita di atas bumi ini tetap aman, tidak terjungkir balik, tidak terpental ke mana-mana. Kenapa? Karena Allah telah menciptakan gaya gravitasi pada bumi yang dapat menahan kita agar tetap aman meskipun bumi berputar dengan sangat cepat. Itulah bukti adanya kekuatan Allah Yang Maha Menjaga (Al Mukmin), Yang Maha Menyeimbangkan (Al Muhsit), dan Yang Maha teliti atau cermat (Al Muhsi).

Bumi yang kita tempati ini selalu tunduk pada perintah Allah, berputar seperti gasing (berotasi) tanpa henti, dan juga berjalan mengelilingi matahari (berevolusi) tanpa henti, tak pernah lelah dan membantah, padahal bumi tidak diberi akal. Lalu mengapa kita, manusia yang diberi akal masih saja sering membantah dan tidak tunduk secara total kepada perintah Allah? Bahwa sesungguhnya ketika kita sholat berjamaah, kita tidak hanya berjamaah dengan orang lain, tapi kita juga berjamaah dengan bumi, bulan, matahari, planet-planet dan galaksi-galaksi di alam semesta. Kenapa demikian? Karena secara fisik, gerakan sholat itu identik dengan gerakakan berputar (tawaf) yang mengandung unsur sudut 360o sekali putar. Ketika benda-benda angkasa dan juga jamaah haji sedang berputar (tawaf), kita yang sedang sholat juga identik dengan tawaf, satu rakaat identik dengan satu putaran tawaf. Maka tanpa kita sadari, setiap kali sholat, kita berjamaah dengan bumi tempat kita berdiri

Gerakan sholat. Dalam satu rakaat mengandung gerakan memutar 360o,

setara dengan satu kali putaran tawaf, 360o sekali putar

Orang yang mengaku muslim tapi tidak mendirikan sholat sama saja dengan bumi yang tidak berputar, bulan tidak berputar, planet-planet tidak berputar, matahari dan bintang-bintang lain juga tidak berputar. Apa akibatnya jika semua benda angkasa berhenti berputar? Maka benda-benda angkasa itu akan tertarik ke arah pusat edarnya dengan gaya gravitasi yang sangat besar, lalu terbakar dan hancur. Demikian pula seorang muslim yang tidak sholat berarti merusak keseimbangan alam, menghancurkan tatanan kehidupan masyarakat. Demi untuk menjaga sunatullah itulah maka Allah memerintahkan sholat sebagai ritual ibadah yang sangat penting, yang tidak dapat ditinggalkan meskipun sedang sakit. Orang sakit, selama masih ada kesadaran tetap wajib menjalankan sholat, dengan fasilitas keringanan yang diberikan Allah. Seorang muslim yang tidak sholat sangat berpotensi merusak jati dirinya karena tidak dapat mengimplementasikan makna sholat ke dalam perilakunya.

Setiap benda di alam ini selalu bergerak berputar untuk menjaga keseimbangan. Dalam alam mikro, pada bagian terkecil dari setiap benda yang disebut atom, elektron-elektron selalu berputar mengelilingi inti (pusat) atom, disamping melakukan putaran rotasi dengan arah berlawanan dengan jarum jam seperti perputaran (rotasi) bumi.

Elektron dalam atom senantiasa berputar mengelilingi inti atom.

Sumber : www.creationofuniverse.com

Dalam alam makro, bumi bersama 8 planet yang lain (Merkurius, Venus, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto) berputar mengelilingi matahari (dalam tata surya matahari kita). Kemudian matahari bersama bumi, 8 planet yang lain dan puluhan bulan juga berputar mengelilingi pusat Galaksi Bimasakti. Apakah galaksi Bimasakti hanya mempunyai satu matahari, bumi dan 8 planet itu? Ternyata tidak!. Galaksi Bimasakti mempunyai sekitar 100 milyar matahari. Perjalanan matahari ini juga telah telah dijelaskan dalam Al Qur’an 1400 tahun yang lalu :

“Dan Matahari berjalan di tempat peredarannya untuk masa yang telah ditentukan baginya. Itulah ketetapan dari Yang Maha Kuasa lagi Maha mengetahui. Dan bagi bulan telah Kami tetapkan manzilah-manzilah, sehingga dia kembali sebagai bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin matahari menyusul bulan dan tidak mungkin malam mendahului siang karena semua beredar pada garis orbitnya” (QS. Yasiin : 38-40)

Black Hole : Pusat edar Galaksi Bimasakti .

Sumber : www.creationofuniverse.com

Ini adalah ilmu pengetahuan modern. Perjalanan matahari mengelilingi pusat galaksi bimasakti (yang disebut black hole) baru diketahui oleh para ilmuwan modern pada akhir abad ke 20, namun telah diucapkan oleh seorang Nabi yang ummi, yang tidak dapat membaca dan menulis, dan belum ada teleskop. Inilah Firman Allah yang diwahyukan ke dalam kalbu Nabi Muhammad SAW. Inilah Mukjizat Al Qur’an yang akan selalu up to date sepanjang jaman.



Last Updated ( Saturday, 16 October 2010 03:29 )