Promo

Bagai mana gaya belajar anda ?

Visual, Auditorial atau Kinestetik ?

Dapatkan tips! cara belajar yang sesuai dengan gaya belajar anda...!!!

KLIK DI SINI

Form login

PostHeaderIcon Terapi QPL

QPL

PONDOK BELAJAR QPL

( QUANTUM POWER LEARNING )

Jl. Empu Tantra no.8 Tangerang, Telpon. 081383316185/02199248755

website: www.pondokbelajar.com | email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

 

TERAPI KECERDASAN QPL

Oleh: Sulies-Bambang

 

PENGERTIAN  QPL (QUANTUM POWER LEARNING)

terapi_kecerdasan

QPL (Quantum Power Learning) adalah metode pembelajaran secara holistic, melibatkan potensi pikiran secara keseluruhan, meliputi pikiran sadar dan pikiran bawah sadar, menggunakan belahan otak kiri dan otak kanan secara seimbang, serta adanya korelasi antara kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual. Dengan proses pembelajaran yang holistic (menyeluruh), diharapkan hasil pembelajaran dengan QPL tidak hanya melahirkan manusia yang cerdas intelektual, tapi lebih dari itu adalah lahirnya generasi yang cerdas dan berkarakter (berakhlak baik).

Keseimbangan kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) adalah tujuan yang dikehendaki setiap manusia. Sehingga profesi apapun yang mereka pilih akan berdampak kebaikan. Cerdas intelektual dan berkarakter baik menjadikan hidup ini seimbang dan harmonis. Untuk itulah diperlukan Terapi Kecerdasan QPL (Quantum Power Learning) untuk menyeimbangkan ketiga dimensi kecerdasan tersebut.

Tujuan:

  1. Menghasilkan individu yang mengenali jati dirinya sehingga tunduk kepada Tuhan Penciptanya, selalu ingat akan akhiratnya.
  2. Menghasilkan individu yang selalu berusaha mengintegrasikan ketiga dimensi kecerdasan (IQ, EQ dan SQ) sehingga menjadi manusia yang cerdas secara seimbang
  3. Memberikan ketrampilan belajar dengan metoda belajar yang tepat dan effektif untuk memperoleh hasil pembelajaran yang optimal
  4. Meningkatkan motivasi belajar di kalangan pelajar dan mahasiswa, motivasi mengajar di kalangan guru / pendidik, dan motivasi bekerja di kalangan umum / professional , untuk meraih nilai ibadah dalam setiap pekerjaannya.

Manfaat:

  • Optimalisasi kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual (SQ, EQ dan IQ)
    • Meningkatkan kemampuan konsentrasi (fokus)
    • Melejitkan daya ingat hingga 500%
    • Meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi
      • Membentuk  karakter positif
      • Meningkatkan kemampuan kontrol emosi

 

Terapi Kecerdasan QPL  diberikan dalam dua tahap yaitu:

Tahap 1: Terapi Gelombang Otak

Tahap 2: Pelatihan Daya Ingat

 

TAHAP 1: TERAPI GELOMBANG OTAK

Layaknya sebuah komputer, agar dapat diinstal dengan program-program  yang canggih maka komputer harus diupgrade untuk meningkatkan  memory, performance, kecepatan, dan lain-lain. Demikian pula dengan otak kita, untuk meningkatkan memory, menumbuhkan motivasi, meningkatkan kemampuan konsentrasi, dan manajemen hati, serta meningkatkan kemampuan mengontrol emosi, maka otak kita juga perlu diupgrade. Salah satu caranya adalah dengan Teknologi Brainwave Entrainment.

"Ketika Kita Mengubah Gelombang Otak Kita, maka Kita Mengubah Hidup Kita".

Otak dapat dikatakan sebagai gerbang depan diri kita untuk melakukan perubahan. Otak berperan seperti “remote control’ yang menentukan bagaimana kita berpikir, berperasaan, dan bertingkah laku. Kondisi gelombang otak sangat mempengaruhi bagaimana kita menyikapi yang telah lalu, menyikapi yang akan datang, dan membentuk masa depan yang akan kita jalani. Pikiran, perasaan, dan tingkah laku merupakan cerminan dari frekwensi Gelombang Otak kita. Dengan mengubah frekwensi Gelombang Otak (Brainwave Entrainment),. memungkinkan adanya keseimbangan otak, perubahan pola gelombang otak dan membuka pintu perubahan dalam hidup kita.

Jaringan otak manusia menghasilkan gelombang listrik yang berfluktuasi. Gelombang listrik ini disebut brainwave atau Gelombang Otak. Pada tahun 1929, Hans Berger, seorang psikiater Jerman, menemukan Electro Encephalograph (EEG) yang bisa digunakan untuk mengukur gelombang listrik yang dihasilkan otak. Sejak saat itulah teknologi berbasis Gelombang Otak (Brainwave) untuk meningkatkan kemampuan pikiran dan perkembangan diri manusia mulai berkembang pesat di seluruh dunia.

Riset selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa Gelombang Otak (Brainwave) tidak hanya menunjukkan kondisi pikiran dan tubuh seseorang, tetapi dapat juga distimulasi untuk mengubah kondisi mental seseorang. Dengan mengkondisikan otak agar memproduksi atau mereduksi jenis frekuensi Gelombang Otak tertentu, maka dimungkinkan untuk menghasilkan beragam kondisi mental dan emosional.

Secara garis besar, otak manusia menghasilkan 4 (empat) jenis Gelombang Otak (Brainwave) secara bersamaan, yaitu Beta, Alpha, Tetha, Delta. Akan tetapi selalu ada jenis Gelombang Otak  yang dominan, yang menandakan aktivitas otak saat itu. Misalnya jika kita tertidur, maka Gelombang Otak  yang dominan adalah Delta. Dan ketika kita ketakutan atau panik maka jenis Gelombang Otak yang dominan adalah Beta. Gelombang Otak bisa dimanipulasi (diprogram) dengan cara mendengarkan suara yang sudah diatur frekwensinya untuk mendapatkan efek-efek tertentu sesuai kebutuhan.

Gelombang_Otak_Manusia

Gelombang Otak Manusia

 

Beta (13-30 hz)

Gelombang_Betha

Merupakan Gelombang Otak (Brainwave) yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang terjaga penuh. Gelombang beta dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu high beta (lebih dari 19 Hz) yang merupakan transisi dengan getaran gamma , lalu getaran beta (15 hz -18 hz) yang juga merupakan transisi dengan getaran gamma, dan selanjutnya lowbeta (13 hz ~ 15 hz).

Gelombang Beta di perlukan otak ketika sedang berpikir, rasional, pemecahan masalah. Gelombang Beta juga merupakan cerminan ketika seseorang sedang panik, takut, stress dan marah.


Alpha ( 8 hz - 13 hz )

Gelombang_Alpha Adalah Gelombang Otak (Brainwave) yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami relaksaksi atau mulai istirahat dengan tanda-tanda mata mulai menutup atau mulai mengantuk.

Kita menghasilkan gelombang Alpha setiap akan tidur, tepatnya masa peralihan antara sadar dan tidak sadar. Orang yang memulai meditasi (meditasi ringan) juga menghasilkan gelombang alpha. Frekwensi alpha 8 -13 hz , merupakan frekwensi pengendali, penghubung pikiran sadar dan bawah sadar.  Gelombang otak Alpha juga terjadi ketika kita mengalihkan perhatian kita ke dalam, jauh dari urusan dan masalah realitas fisik sehari-hari. Gelombang Alpha dapat muncul dengan mata terbuka dan fokus pada satu tempat, namun bagi kebanyakan dari kita gelombang Alpha terjadi lebih mudah dengan mata tertutup (ketika mata tertutup maka kita lebih mudah untuk menghindari gangguan dari luar).

 

Theta ( 4 hz - 8 hz )

Gelombang_ThetaAdalah Gelombang Otak (Brainwave) yang terjadi pada saat seseorang mengalami tidur ringan, atau sangat mengantuk. Tanda-tandanya napas mulai melambat dan dalam. Selain orang yang sedang diambang tidur, beberapa orang juga menghasilkan Gelombang Otak ini saat trance, hypnosis, meditasi dalam, berdoa, menjalani ritual agama dengan khusyu.

Dengan latihan, kita dapat memanfaatkan Gelombang Otak Theta untuk tujuan yang lebih besar, yaitu memasuki kondisi meditasi yang sangat dalam. Namun biasanya begitu kita telah mencapai theta, seringkali kita menjadi mudah tertidur. Jika kita ingin meditasi melalui Gelombang Otak theta, maka kita sebaiknya dudukl tegak untuk tetap sadar dan mencegah dari tertidur.

Gelombang otak Theta juga terjadi selama tidur bermimpi. Dengan gelombang ini, kita terhubung pada otak bawah sadar. Theta adalah pusat kreatif manusia, maka ketika kita sedang mimpi betapa kreatif mimpi kita dan penuh dengan kompleksitas emosional. Bayi dan balita rata-rata tidur lebih dari 12 jam dalam sehari. Itulah mengapa otak anak-anak selalu dalam fase gelombang alpha dan theta. Perlu diingat, gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh sebab itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar dan mudah menerima perkataan dari orang lain apa adanya. Gelombang Otak ini juga menyebabkan daya imajinasi anak-anak luar biasa. Ketika mereka bermain mobil-mobilan misalnya, imajinasi mereka aktif dan permainan menjadi sangat seru.

Perasaan dekat dengan Tuhan pun akan terjadi apabila kita dapat memasuki fase gelombang theta. Kita mungkin pernah mengalaminya saat kita berdoa dengan penuh harap, meditasi, dan melakukan ritual-ritual agama dengan khusyu’.


Delta (0.5 hz - 4 hz)

Gelombang_DeltaAdalah Gelombang Otak yang memiliki amplitudo yang besar dan frekwensi yang rendah, yaitu dibawah 3 hz. Otak kita menghasilkan gelombang ini ketika kita tertidur lelap, tanpa mimpi. Fase Delta adalah fase istirahat bagi tubuh dan pikiran. Tubuh kita melakukan proses penyembuhan diri, memperbaiki kerusakan jaringan, dan aktif memproduksi sel-sel baru saat kita tertidur lelap. Gelombang Delta adalah gelombang yang paling rendah pada otak kita, namun otak tidak akan pernah mencapai frekwensi 0 hz, karena jika otak seseorang dalam kasus ini maka dia akan mati!

Mengubah Gelombang Otak Untuk Terapi

Suasana pikiran dan hati kita dapat berubah sesuai dengan gelombang otak kita. Untuk itu kita dapat mengubah gelombang otak kita dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan teknologi “Brainwave Entrainment”, yaitu meresonansi gelombang otak kita agar berubah sesuai dengan frekwensi yang diinginkan. "Ketika Kita Mengubah Gelombang Otak Kita, maka Kita Mengubah Hidup Kita".

Terapi Gelombang Otak sebagai upaya mengatasi kesulitan belajar.

Penelitian telah membuktikan bahwa posisi optimal untuk belajar adalah pada saat gelombang otak pada posisi diantara 8 - 12 Hz, yang sering kita sebut gelombang otak Alfa.

Gelombang Alfa ini berasal dari aktifitas listrik dalam otak yang selaras, seimbang antara belahan otak kiri dan kanan, pada saat itulah otak kita akan lebih terbuka untuk menerima dan mempelajari hal-hal baru. Proses mengingat (menghafal) akan menjadi mudah jika hal-hal atau informasi baru kita simpan dengan cara yang benar, yang sesuai dengan cara kerja otak kita.

Terapi Gelombang Otak sebagai upaya mengubah perilaku seseorang.

Kuncinya adalah The Universal Law of Attraction. Dengan berpikir positif, maka hal-hal positif otomatis akan menghampiri kita. Demikian sebaliknya, pikiran buruk akan menarik hal-hal buruk yang menimpa kehidupan kita. Itulah Hukum Gaya Tarik Menarik (The Universal Law of Attraction) yang memiliki penjelasan ilmiahnya dalam Fisika Quantum. Hukum gaya tarik menarik alam semesta berada di bawah pengaruh frekwensi alam semesta, yaitu 7,8 Hertz. Agar pikiran kita “tune in” dengan alam semesta maka juga harus berada pada frekwensi yang sama, yaitu 7,8 Hertz. Di sinilah kita memperoleh keyakinan agar menjaga pikiran dan menjaga perilaku dalam kebaikan.

Terapi Gelombang Otak sebagai upaya membantu penyembuhan.

Stress adalah kondisi mental yang buruk, dapat menjadi sumber penyakit, baik mental maupun fisik. Sedangkan Iklas adalah kunci kebahagiaan, kesehatan dan kesuksesan. Kondisi pikiran

maupun hati kita sangat dipengaruhi oleh frekwensi gelombang dalam otak kita. Zona ikhlas berada di frekwensi 8-12 Hz atau alfa. Stress ringan dapat diatasi dengan relaksasi alfa. Anak-anak balita selalu berada dalam frekwensi  alfa, karenanya mereka selalu jujur, polos, dan tak pernah larut bersedih. Mereka begitu murni.

Zona ikhlas juga terbentang di antara frekwensi 4-7,9 Hz atau theta. Stress yang cukup berat dapat diatasi dengan relaksasi tetha. Frekwensi ini juga sangat effektif untuk melakukan meditasi. Dalam kondisi ini pikiran menjadi terasa khusyuk, rileks yang dalam, hening, intuitif, amat kreatif dan inspiratif. Tidak hanya mengatasi stress, meditasi theta juga dapat mengatasi gangguan kesehatan. Untuk membantu dalam proses penyembuhan penyakit, selain frekwensi theta juga diperlukan frekwensi delta yang terbentang antara 0,5-4 Hz. Pada frekwensi ini tubuh diistirahatkan, sel-sel dan jaringan kembali dinormalkan untuk membantu penyembuhan gangguan kesehatan.

Penerapan Terapi Gelombang Otak disesuaikan dengan kondisi individu, apakah cukup hanya dengan satu macam terapi atau memerlukan beberapa jenis terapi. Setiap individu memerlukan jenis terapi yang berbeda-beda.

 

TAHAP 2: PELATIHAN DAYA INGAT

tahap2

Setiap saat sebagian besar dari kita melakukan aktivitas fisik menggunakan bagian tubuh yang fungsinya diatur oleh otak kiri, yaitu tangan dan kaki sebelah kanan, membaca, mengambil sesuatu, dan lain-lain. Selain itu, sistem pendidikan kita lebih banyak menekankan pada aspek kemampuan bahasa (verbal-linguistik) dan aspek logika matematis (logical-mathematical) yang juga diatur oleh otak kiri. Aktivitas keseharian kita seperti : membaca tulisan (koran, majalah, kertas kerja), dan menghitung juga menggunakan kemampuan sisi otak kiri. Sungguh otak kiri kita telah sekian lama menanggung beban yang demikian berat. Akibatnya kita mudah lupa, sulit konsentrasi, tidak kreatif dalam memecahkan masalah, tidak dapat memahami permasalahan dengan optimal, stress dan tidak kuat belajar dalam waktu lama. Maka kini sudah saatnya kita membantu atak kita dalam berpikir, dengan cara berpikir yang sesuai dengan cara kerja otak kita. Caranya? Yaitu dengan mengoptimalkan otak kanan untuk mengingat/menghafal data

Proses mengingat atau menghafal adalah memanggil informasi dari memori. Kecepatan mengingat atau kecepatan menghafal tergantung pada seberapa cepat proses pemanggilan informasi tersebut dari memori. Bayangkan kita sedang mencari buku tertentu di perpustakaan yang amat besar. Kita akan mudah mengambil buku tersebut jika buku tersebut telah disusun dalam katalog yang sistematis dan tersimpan dalam rak buku secara rapi sesuai dengan kode masing-masing. Ketika kita sedang memanggil suatu informasi di dalam otak, maka proses pemanggilan tersebut dapat dianalogkan dengan proses mencari buku di perpustakaan tadi. Cara kita menyimpan informasi ke dalam otak dapt dianalogkan dengan katalog buku yang disusun berdasarkan kode-kode tertentu. Ada beberapa metoda untuk menyimpan informasi ke dalam memori jangka panjang agar lebih mudah diingat/dihafal dan tidak mudah lupa kembali.

Ada beberapa macam cara untuk menyimpan informasi ke dalam memori jangka panjang, yang merupakan pintu gerbang untuk memudahkan akses pengambilan kembali akan informasi tersebut dalam proses mengingat atau menghafal. Teknik mengingat melalui metoda ini beserta aplikasinya diberikan dalam Pelatihan Daya Ingat dengan brand ” QPL Super Memory”

Dua tahap dalam Terapi Kecerdasan QPL (yaitu Terapi Gelombang Otak dan Pelatihan Daya Ingat) ini akan menghasilkan individu yang cerdas secara seimbang antara IQ, EQ dan SQ nya sebagai bekal hidup menuju sukses dan bahagia. InsyaAllah.

Last Updated ( Friday, 21 September 2012 15:07 )